Puisi Hari Kemerdekaan Tahun 2015 (Puisi Peringatan HUT RI ke 70 17 Agustus 2015)

Salam Satu Data – Peringatan Hari kemerdekaan RI yang ke 70 tahun 2015 sebentar lagi akan di gelar. Banyak Agenda yang telah di persiapkan dalam rangka menyemarakkan Pesta Kemerdekaan ini. Salah satu agenda yang sering di laksanakan adalah kegiatan perlombaan yang di lakukan di berbagai elemen masyarakat Indonesia. Panjat pinang menjadi salah satu perlombaan yang tak pernah ketinggalan.

Dari Lomba panjat Pinang tersebut merupakan gambaran dari perjuangan para pahlawan yang untuk membawa Indonesia Merdeka. Para peserta yang harus berjuang keras untuk bisa naik sampai ke Puncak Pinang dimana mereka harus berjibaku dengan berbagai rintangan dari licinnya Oli hingga harus berlumur lumpur. Namun semua itu harus di hadapi guna mendapatkan hasil yang nantinya akan diperoleh ketika peserta lomba bisa sampai ke puncak Pinang.

Berbagai hadiah telah di persiapkan untuk para peserta sebagai hasil dari jerih payah mereka dalam menaiki pinang yang licin. Selain itu mereka harus bersatu untuk bisa membuat formasi yang kokoh agar tidak tumbang sehingga bisa meraih puncak yang ada di atas. Hadiah itu merupakan gambaran dari kemerdekaan yang merupakan hadiah dari perjuangan para pahlawan yang gigih dalam medan perang.

Logo HUT RI 70

Baca Juga >>>contoh Spanduk hut RI dan desain Spanduk HUT RI ke 70<<<<

>>>PIDATO SAMBUTAN MENDIKBUD PADA UPACARA BENDERA HUT RI KE 70<<<

Download Pidato Presiden Dalam rangka HUT RI ke 70

Salah satu apresiasi kita kepada kemerdekaan tidak hanya melakukan kegiatan fisik, namun juga melalui sebuah karya yang bisa memotivasi untuk generasi muda yang akan datang. Salah satu bentuk karya sastra yang bisa kita lakukan adalah membuat Puisi Hari Kemerdekaan 2015. Dalam Postingan ini admin akan mempublish sebuah Puisi tentang Kemendekaan 17 Agustus 2015. Selain itu puisi ini juga sebagai apresiasi kepada perjuangan para pahlawan.

   Gigihnya Perjuanganmu

seluruh jiwa dan ragamu kau persembahkan
untuk negri tercinta indonesia
seluruh pengabdianmu kau tunjukkan
untuk negeri tercinta indonesia
seluruh kesetiaanmu kau berikan
untuk indonesia tercintabiar terik matahari membakar kulitmu
dan hujan membasahi pakaianmu
kau tetap semangat melawan kobaran api
dan doamu tak pernah putus
dalam mengiringi perjuanganmutahun 1945 menjadi saksi bisu
sebuah fenomena kehidupan bangsa indonesia
menjadi sebuah negara yang merdeka dan bersatu
dan sebuah doa yang terus kau ucapkan
Baldatun thoyibatun wa ro’fun ghofurtidurlah wahai super heroku
hiasilah mimpi indah dalam tidur panjangmu
doa kami selalu hadir menemani tidurmu
saatnya kami melanjutkan sisa- sisa perjuanganmu
Karya : Rozat Rifai
hembusan nafas mulai memanas
tak kala para kompeni mulai menampakkan diri
Sebilah bambu jadi bomerangmu
menjadi senapan batin peraih kemerdekaanRasa lapar tak lagi ada
Ketika penjajah mulai memberontak
derasnya keringatmu menjadi bukti
perjuangan untuk berbaktiPandangan Matamu terus tertuju
Seolah tak lepas dalam setiap detikmu
langkahmu adalah harapan
untuk meraih kemerdekaanDarahmu terus mengucur dari bekas mata peluru
Namun kau terus maju tak kenal menyerah
Kini kau tertidur pulas dengan senyuman
tanda awal kemerdekaan yang hakiki17 Agustus  terus berjalan
terungkap kenangan dalam setiap nadimu
sebaris doa dan harapan
semoga jasamu kan kukenang selalu

Karya :   Rozat Rifai

>>>PIDATO SAMBUTAN MENDIKBUD PADA UPACARA BENDERA HUT RI KE 70<<<

Semoga dengan puisi di atas bisa menjadi motivasi kita dalam mengisi kemedekaan agar kedepan Indonesia lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-70 “Jayalah Negriku, Jayalah Bangsaku”

Share
Puisi Hari Kemerdekaan Tahun 2015 (Puisi Peringatan HUT RI ke 70 17 Agustus 2015) | admin | 4.5
آپلود عکس