Asuransi Pendidikan Syariah

Asuransi Pendidikan Syariah – Tak hanya tabungan syariah saja, sekarang ini asuransi pendidikan syariah juga semakin digandrungi terutama bagi masyarakat Muslim.Hal ini tentu saja dikarenakan sistem serta manfaat yang bisa diperoleh dari asuransi syariah berbeda dengan asuransi konvensional.Intinyadalam asuransi yang tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan dana untuk pendidikan anak di masa mendatang ini mengikuti hukum Islam dalam menghimpun dana investasi. Jadi tidak boleh ada yang namanya Riba, Judi, Gharar, dan berbagai unsur lain yang dilarang dalam hukum syariah, bahkan untuk memastikannya sistem operasi asuransi pendidikan syariah diawasi langsung oleh dewan pengawas syariah.

Perbedaan yang Jelas antara Asuransi Konvensional dengan Asuransi Syariah

  1. Prinsip Resiko
  • Asuransi Pendidikan Konvensional

Prinsipnya adalah mentransfer risiko, ini berarti apabila risikonya orang tua meninggal dunia, biaya pendidikan anak dilanjutkan dengan asuransi membayar penuh premi hingga sang anak menyelesaikan pendidikan.

  • Asuransi Pendidikan Syariah

Prinsipnya berbagi risiko, jadi risiko yang terjadi ditanggung bersama oleh semua peserta/nasabah, demikian pula keuntungannya dibagi ke seluruh nasabah.

  1. Akad/Kontrak
  • Asuransi Pendidikan Konvensional

Premi yang dibayarakan bergantung pada usia peserta, sedangkan dalam Islam usia hanya Allah saja yang tahu jadi ini merupakan gharar.

  • Asuransi Pendidikan Syariah

Yang berlaku adalah tolong menolong (takaful) dan bisa diartikan sebagai sumbangan.

  1. Dana Hangus
  • Asuransi Pendidikan Konvensional

Terdapat dana hangus jika peserta tak bisamelanjutkan pembayaran premi, ataupun mengundurkan diri sebelum waktu jatuh tempo.

  • Asuransi Pendidikan Syariah

Tidak ada dana yang akan hangus, jadi semua dana yang disetorkan bisa diambil kembali kecuali dana Tabbaru.

Tips Memilih Perusahaan Asuransi Pendidikan Syariah

Setelah mengetahui cukup jelas mengenai perbedaan asuransi yang syariah dengan konvensional, bila anda berminat mengikuti program asuransi pendidikan syariah, sebaiknya perhatikan tips berikut supaya hasilnya sesuai harapan.

  1. Carilah perusahaan yang membuka program asuransi syariah.
  2. Pilih perusahaan dengan tingkat pertumbuhannya yang tinggi kira-kira 30-40% per tahun. Misalnya Bumiputera, allianz, Axa Mandiri Syariah, Prudential, BNI, dan Mandiri.
  3. Testimoni nasabah, ini menjadi tips yang paling handal. Anda bisa bertanya kepada teman, keluarga atau masyarakat yang mengikuti program asuransi syariah tersebut secara lengkap karena biasanya mereka sudah merasakan sendiri tak hanya kelebihan seperti yang disampaikan oleh perusahaan namun juga kekurangannya.

Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan anda sebelum mengikuti program asuransi pendidikan terbaik untuk putra dan putri anda.

Share
Asuransi Pendidikan Syariah | admin | 4.5